Bandung — Dalam upaya mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan, SMA Nasional Bandung resmi meluncurkan aplikasi RANCAGE Manjing Pancawaluya. Aplikasi ini menjadi salah satu inovasi sekolah dalam mengintegrasikan teknologi dengan penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.
Pengembangan aplikasi RANCAGE digagas oleh Tim IT SMA Nasional Bandung yang terdiri dari para tenaga profesional di bidangnya. Proyek ini berada di bawah penanggung jawab Yudhi Hendrayadi, S.Pd., M.Pd, dengan Tia Heryani, S.Hum sebagai ketua dan Candra sebagai wakil ketua.
Adapun tim pelaksana terbagi menjadi dua kelompok, yakni Tim IT 1 yang beranggotakan Andi Gunawan, S.Kom dan Yudhi Yulianto, A.Md, serta Tim IT 2 yang terdiri dari Andhika Al-Rafi Aditya Sudrajat, Arya Andriawan, dan Sammy Riki Wijaya.
Aplikasi RANCAGE Manjing Pancawaluya dirancang sebagai sarana pendukung pembelajaran sekaligus media pembentukan karakter siswa. Platform ini mengadopsi nilai-nilai Pancawaluya, sebuah konsep pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Sunda yang berkembang di Jawa Barat.
Pancawaluya memiliki lima pilar utama, yaitu Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (pintar), dan Singer (terampil atau sigap). Kelima nilai tersebut diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berakhlak mulia.
Melalui peluncuran aplikasi ini, SMA Nasional Bandung menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.